MWCNU 05 Comal Rancang Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Porang dan Swalayan Pro Rakyat

MWCNU 05 Comal Rancang Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Porang dan Swalayan Pro Rakyat

Comal, Pemalang - Nahdlatul Ulama (NU) secara penanggalan Hijriyah telah genap berusia 98 tahun pada 16 Rajab 1442 H dan berusia 95 tahun pada 31 Januari 2021. Dalam menyongsong 1 abad NU berkiprah untuk Indonesia ini, maka kemandirian umat pada segala bidang harus terlaksana. Untuk itu, MWCNU 05 Comal Pemalang mengadakan kegiatan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi lewat sosialisasi Swalayan Pro Rakyat dan budidaya tanaman porang. Kegiatan ini dihadiri oleh utusan ranting dan banom, dilaksanakan pada Minggu (14/3) di Kampus 1 SMK Nusantara 1 Comal Pemalang.

Dalam arahan dan sambutannya, Ketua PCNU Kab. Pemalang, Kyai Mukhlasin mengapresiasi NU Comal sebagai pionir untuk program-program yang progresif. Beliau menambahkan bahwa MWCNU 05 Comal cerdas membidik potensi daerah, dan ini seyogyanya bisa menular ke daerah lain. Beliau menambahkan bahwa NU selama ini, masih hanya terfokus pada jam'iyyahnya saja, sedangkan organisasi yang lain sudah ambil bagian di berbagai sektor. Maka, dalam rangka menyongsong 1 abad, NU harus lebih bisa untuk mewujudkan kemandirian. Sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi merupakan sektor yang bisa secara leluasa digarap oleh NU dengan basis massa yang sangat banyak.

MWCNU 05 Comal Rancang Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Porang dan Swalayan Pro Rakyat

Ketua MWCNU 05 Comal, Kyai Kurdi menambahkan bahwa NU Comal bukan hanya mewacanakan program, tetapi juga mewujudkannya. Contohnya NU Care-Lazisnu Pemalang yang pertama kali diinisiasi oleh Comal. Dalam hal pertanian, beliau juga mencontohkan bahwa program penanaman pisang sekarang sudah menunjukkan kemajuan.

Dibalik "serangan" gerai modern sampai ke pelosok desa, Kyai Kurdi juga menjelaskan bahwa ada kesempatan warga NU untuk bermitra dengan Swalayan Pro Rakyat (SPR) dengan konsep bagi hasil (syariah) dengan menyewakan rumah sebagai gerai swalayan. Berbeda dengan konsep francise gerai swalayan yang sudah ada, SPR ini lebih mengutamakan pada sisi ekonomi kerakyatan, bukan hanya sekadar bisnis semata. Beliau senantiasa mendorong tiap ranting agar bisa memaksimalkan potensi daerahnya.

MWCNU 05 Comal Rancang Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Porang dan Swalayan Pro Rakyat

Potensi pertanian juga dibidik. MWCNU 05 Comal melalui LPPNU memberikan edukasi penanaman porang yang prospektif. Budidaya porang akhir-akhir ini menjadi viral dan ini merupakan kesempatan yang sebaiknya dimanfaatkan, mengingat Pemalang merupakan daerah pertanian subur. Prospek porang sebagai bahan makanan pokok juga bahan kosmetik hingga pesawat terbang menjadikan tanaman ini layak untuk dibudidayakan. Setiap ranting maupun individu yang memiliki lahan dan siap untuk ditanami porang bisa bergabung dengan MWCNU 05 Comal. Bahkan akan difasilitasi dari bibit, pupuk, panen, hingga penjualan.

Peserta yang hadir sangat antusias pada pemaparan materi. Pertanyaan demi pertanyaan muncul dar hadirin, menjadikan suasana sangat hidup. Yang bisa dirangkum adalah keinginan warga NU untuk mandiri secara ekonomi sangat besar, dan bisa diwujudkan.

Dengan melakukan program kemandirian ekonomi ini, diharapkan warga NU Comal bisa mandiri dan menginspirasi daerah lain untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "MWCNU 05 Comal Rancang Kemandirian Ekonomi Lewat Budidaya Porang dan Swalayan Pro Rakyat"

Posting Komentar